BangFauzi.com
  • Home
  • Berita
    • Bang Fauzi Dan Aktivitas
  • Sumut
  • Politik
  • Ekonomi
  • Muhri Fauzi Hafiz
No Result
View All Result
  • Headline
  • Home
BangFauzi.com
  • Home
  • Berita
    • Bang Fauzi Dan Aktivitas
  • Sumut
  • Politik
  • Ekonomi
  • Muhri Fauzi Hafiz
No Result
View All Result
BangFauzi.com
">

Dinamika Popularitas Partai Pemenang Pemilu di Asia: Refleksi dan Tantangan bagi Indonesia

Juli 6, 2026
in Politik
0 0
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Muhri Fauzi Hafiz

Ketua PD-14 Sumatera Utara

 

Baca Juga

Ade, Yin dan Giat, Fakta Kekuasaan yang Berdampak

Ade, Yin dan Giat, Fakta Kekuasaan yang Berdampak

Maret 28, 2026
Yayasan Matauli Canangkan Pembangunan Kampus STAI Di Barus- Tapteng

Yayasan Matauli Canangkan Pembangunan Kampus STAI Di Barus- Tapteng

Agustus 4, 2024
Presiden Prabowo Resmi Buka Munas XVIII HIPMI, Tekankan Nasionalisme sebagai Fondasi Kemajuan Ekonomi Bangsa

Presiden Prabowo Resmi Buka Munas XVIII HIPMI, Tekankan Nasionalisme sebagai Fondasi Kemajuan Ekonomi Bangsa

Juni 11, 2026
Kegagalan Patra Niaga: BBM Macet, Direksi Pertamina Harus Mundur!

Kegagalan Patra Niaga: BBM Macet, Direksi Pertamina Harus Mundur!

Desember 9, 2025

Kemenangan dalam pemilihan umum sering kali dianggap sebagai puncak pencapaian sebuah partai politik. Namun, sejarah politik di negara-negara berkembang Asia menunjukkan bahwa kemenangan tersebut bukanlah jaminan akan keberlangsungan dukungan publik. Fenomena jatuhnya popularitas partai pemenang secara drastis—bahkan hingga kehilangan legitimasi sepenuhnya—dalam waktu relatif singkat menjadi peringatan keras bagi para penguasa.

Kegagalan mengelola opini dan komunikasi publik, ditambah dengan praktik kekuasaan yang tertutup, sering menjadi pemicu utama keruntuhan elektoral. Dengan membandingkan data dari periode 2019 dan 2024, kita dapat memetakan pola yang terjadi di Sri Lanka dan Bangladesh, serta merefleksikan posisi Indonesia pasca-Pemilu 2024.

Pembelajaran dari Sri Lanka dan Bangladesh

Dua contoh mencolok dalam kurun waktu 2019-2024 adalah Sri Lanka Podujana Peramuna (SLPP) di Sri Lanka dan Awami League di Bangladesh. Keduanya memenangkan pemilu dengan dukungan mayoritas yang besar, namun mengalami keruntuhan dalam kurang dari lima tahun.

* Sri Lanka (SLPP): Partai ini meraih dukungan masif pada 2019 dan 2020. Namun, kebijakan ekonomi yang buruk—seperti pemotongan pajak drastis dan pelarangan pupuk kimia—memicu krisis ekonomi hebat pada 2022. Alih-alih membuka ruang dialog, elite SLPP merespons dengan sikap defensif dan represif. Hasilnya, dukungan terhadap SLPP anjlok dari 59% (2020) menjadi hanya 3,84% pada pemilu 2024, sementara oposisi meraih kemenangan mutlak.

* Bangladesh (Awami League): Meski memenangkan pemilu 2024, partai ini menghadapi gelombang protes mahasiswa yang membesar akibat sistem kuota pekerjaan. Kegagalan merespons aspirasi publik dan kecenderungan meremehkan kritik membuat partai ini kehilangan relevansinya. Akibatnya, rezim ini tumbang pada Agustus 2024 dan aktivitas partainya dibekukan pada 2025.

 

Analisis Kondisi Indonesia Pasca-Pemilu 2024

Berbeda dengan dua negara tersebut, kondisi Indonesia pasca-Pemilu 2024 menunjukkan gambaran yang lebih kompleks. Berdasarkan data awal tahun 2026, Partai Gerindra sebagai pendukung utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto justru mencatatkan penguatan elektabilitas.

Beberapa lembaga survei mencatat angka elektabilitas Gerindra yang cukup tinggi, seperti Indekstat (33,7% pada Januari 2026), Poltracking (26,1% pada Maret 2026), dan Nusantara Riset Indonesia (27,25% pada April 2026). Tingginya angka ini dikaitkan dengan kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan, terutama pada sektor ketahanan energi dan program bantuan sosial.

Setidaknya ada beberapa “sinyal kerawanan” yang tidak boleh diabaikan:

1. Disparitas Opini: Di samping data elektabilitas yang positif, terdapat temuan dari lembaga survei lain seperti SMRC yang mengindikasikan adanya keresahan publik terkait kebebasan berpendapat dan kekhawatiran mengenai kepatuhan terhadap konstitusi.

2. Tantangan Konsolidasi: Hingga pertengahan 2026, terdapat laporan bahwa Gerindra belum menuntaskan proses konsolidasi kepengurusan di tingkat daerah. Karena menganut sistem “partai komando” di mana keputusan terpusat sepenuhnya di DPP, keterlambatan ini berpotensi memutus saluran komunikasi antara elite pusat dan akar rumput.

3. Ketergantungan Figur: Elektabilitas partai saat ini masih sangat bergantung pada citra figur Presiden. Pola ini serupa dengan kondisi SLPP di Sri Lanka sebelum krisis 2022, di mana minimnya penguatan mesin partai secara programatik menjadi celah kerentanan saat popularitas pemimpin menurun.

 

Kesimpulan dan Rekomendasi

Kejatuhan popularitas partai di Sri Lanka dan Bangladesh membuktikan bahwa legitimasi elektoral bukan sekadar urusan memenangkan pemilu, melainkan tentang menjaga kepercayaan publik melalui komunikasi yang responsif dan transparan.

Untuk menjaga keberlanjutan dukungan jangka panjang, elite partai perlu melakukan langkah-langkah strategis:

* Membangun Kanal Komunikasi Dua Arah:

Partai tidak boleh hanya bergantung pada popularitas figur pemimpin, melainkan harus mendengarkan aspirasi masyarakat secara aktif.

* Mempercepat Konsolidasi: Struktur organisasi di daerah harus segera dibenahi. Kepengurusan yang definitif dan program kerja yang partisipatif sangat krusial agar partai tidak terputus dari konstituennya.

* Evaluasi Terbuka: Perbedaan hasil survei mengenai kepuasan dan kebebasan politik harus dipandang sebagai bahan evaluasi yang sehat, bukan sesuatu yang harus diabaikan, untuk mencegah akumulasi ketidakpuasan publik.

Sebagai negara demokrasi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki tantangan untuk membuktikan bahwa stabilitas politik dapat dibangun di atas fondasi organisasi partai yang solid dan pengelolaan komunikasi publik yang jujur.

Tags: Bang Fauziheadline

Berita Terkait

Pengurus Pusat Kojira, Siap Kawal Realisasi Potongan 8 Persen
Politik

Pengurus Pusat Kojira, Siap Kawal Realisasi Potongan 8 Persen

by news
Mei 6, 2026
0

MEDAN- Ketua Umum DPP Komando Ojol Indonesia Raya (Kojira), Rudi Zulham Hasibuan menyatakan bahwa DPP Kojira siap mengawal implementasi kebijakan pemerintah...

Read moreDetails
Raih Juara I Penghargaan Creative Financing, Bunda Yin Sebut Kepemimpinan Sumut Berkah yang Kreatif

Raih Juara I Penghargaan Creative Financing, Bunda Yin Sebut Kepemimpinan Sumut Berkah yang Kreatif

April 27, 2026
Kemendagri Apresiasi Pemda Berprestasi 2026, Sumut Juara Kategori Creative Financing

Kemendagri Apresiasi Pemda Berprestasi 2026, Sumut Juara Kategori Creative Financing

April 27, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bang Fauzi: Saya Ingin IKAMA Punya Yayasan Alumni

Bang Fauzi: Saya Ingin IKAMA Punya Yayasan Alumni

Januari 15, 2025
PD-14 Sumut Kawal Seleksi Direksi Bank Sumut, Tekankan Peran Strategis Direktur Bisnis/Syariah

PD-14 Sumut Kawal Seleksi Direksi Bank Sumut, Tekankan Peran Strategis Direktur Bisnis/Syariah

Mei 5, 2026
Bang Fauzi Sambut Baik Bobby Nasution Jadi Anggota Kehormatan IKAMA

Bang Fauzi Sambut Baik Bobby Nasution Jadi Anggota Kehormatan IKAMA

Mei 9, 2025

Bang Fauzi Ajak Alumni SMA Matauli Solid Menangkan Ahmad Syukri Pada Pilkada Kota Sibolga

Agustus 21, 2024
Ganjar Diteriaki Presiden oleh Pendukung di Lokasi HUT PDIP

Ganjar Diteriaki Presiden oleh Pendukung di Lokasi HUT PDIP

0
Ganjar Singgung Kejutan di HUT PDIP, Kans Capres Mulai Mengerucut

Ganjar Singgung Kejutan di HUT PDIP, Kans Capres Mulai Mengerucut

0
Musa Rajekshah Jadi Ketum PW MES Sumut. Bang Fauzi: “Insyaallah Bermanfaat”

Musa Rajekshah Jadi Ketum PW MES Sumut. Bang Fauzi: “Insyaallah Bermanfaat”

0
Ajak Kepsek SMP Sukseskan Program Unggulan Pemkab Pasaman Barat, Kadis Pendidikan membuka kegiatan Penulisan Blangko Ijazah SMP dan PPD

Ajak Kepsek SMP Sukseskan Program Unggulan Pemkab Pasaman Barat, Kadis Pendidikan membuka kegiatan Penulisan Blangko Ijazah SMP dan PPD

0

Dinamika Popularitas Partai Pemenang Pemilu di Asia: Refleksi dan Tantangan bagi Indonesia

Juli 6, 2026
Presiden Prabowo Resmi Buka Munas XVIII HIPMI, Tekankan Nasionalisme sebagai Fondasi Kemajuan Ekonomi Bangsa

Presiden Prabowo Resmi Buka Munas XVIII HIPMI, Tekankan Nasionalisme sebagai Fondasi Kemajuan Ekonomi Bangsa

Juni 11, 2026
Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,3 Triliun, Bangun 141 Kilometer Jalan pada 2026

Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,3 Triliun, Bangun 141 Kilometer Jalan pada 2026

Mei 28, 2026
Muhri Fauzi Hafiz Sebut Tak Hanya Bayar Pajak, Namun Menjadi Nasabah Bank Sumut juga Bisa Meningkatkan PAD

Muhri Fauzi Hafiz Sebut Tak Hanya Bayar Pajak, Namun Menjadi Nasabah Bank Sumut juga Bisa Meningkatkan PAD

Mei 19, 2026
  • Berita
  • MIRA
  • Gerindra
  • Sumut
  • Politik
  • Muhri Fauzi Hafiz

© 2024 BangFauzi - All rights reserved Gerindra Sumut.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Bang Fauzi Dan Aktivitas
  • Sumut
  • Politik
  • Ekonomi
  • Belanja di Tokped
  • Belanja di Shopee
  • Kontak Saya

© 2024 BangFauzi - All rights reserved Gerindra Sumut.