Berita

Video 5 Bangunan Peninggalan Kesultanan Langkat Masuk Situs cagar Budaya

bangfauzi.com – 5 bangunan peninggalan Kesultanan Langkat yang masuk dalam 7 situs cagar budaya yang dilindungi. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menetapkan untuk 7 situs cagar budaya berdasarkan Keputusan Gubernur.

Penetapan tersebut sudah berdasarkan pertimbangan UU No. 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

“Metetapkan Keputusan Gubernur tentang Penetapan Situs Cagar Budaya Benteng Puteri Hijau, Kawasan Perkampungan Tradisional Bawomataluwo, Kawasan Peninggalan Sultan Langkat (Mesjid Azizi, Gedung Kerapagan Kesultanan Langkat, Makam Sultan Langkat, Kolam Raja, Kawasan Kota Tua Tanjung Pura) sebagai cagar budaya skala Provinsi,” begitu bunyi surat Keputusan Gubernur Sumut yang ditandatangani Gubernus Sumut Edy Rahmayadi.

Inilah lah 5 bangunan peninggalan Kesultanan Langkat yang masuk dalam 7 situs cagar budaya yang dilindungi. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menetapkan untuk 7 situs cagar budaya berdasarkan Keputusan Gubernur. Penetapan tersebut sudah berdasarkan pertimbangan UU No. 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya.Penetapan itu dituangkan Keputusan Gubernur tentang Penetapan Situs Cagar Budaya Benteng Puteri Hijau, Kawasan Perkampungan Tradisional Bawomataluwo, Kawasan Peninggalan Sultan Langkat (Mesjid Azizi, Gedung Kerapagan Kesultanan Langkat, Makam Sultan Langkat, Kolam Raja, Kawasan Kota Tua Tanjung Pura) sebagai cagar budaya skala Provinsi

Dikirim oleh Bang Fauzi pada Kamis, 09 Januari 2020

Penetapan situs cagar budaya tersebut sudah berdasarkan pertimbangan Undang-undang No 11 Tahun 2010 pasal 45 tentang cagar budaya menyatakan Pemeringkatan Cagar Budaya untuk tingkat nasional ditetapkan dengan Keputusan Menteri, Tingkat Provinsi dengan Keputusan Gubernur, atau tingkat Kabupaten/Kota dengan Keputusan Bupati/Walikota.

Disamping itu juga tim Cagar Budaya Provinsi Sumatera Utara pada 28 Oktober 2019 telah memutuskan secara musyawarah Situs Cagar Budaya secara berkala Provinsi.

Penetapan Keputusan Gubernur tersebut disambut gembira warga Langkat dan Binjai dan masyarakat adat Kesultanan Langkat.

Pasalnya diantara 7 situs cagar budaya yang ditetapkan 5 diantaranya berada di kawasan peninggalan Sultan Langkat.

“Sebagai putra daerah asal Langkat saya menyatakan apresiasi yang sebesar-besarnya atas perhatian besar yang ditunjukkan oleh pemerintah provinsi Sumatera Utara melalui Gubernur Edy Rahmayadi dengan menjadikan Kawasan Peninggalan Sultan Langkat sebagai situs cagar budaya,” kata Muhri Fauzi Hafiz.

To Top