Berita

Muhri Fauzi Sebut Bukan Prestasi Luar Biasa Dispenda Capai Target Pajak 100 Persen

BANGFAUZI.COM – Dinas Pendapatan (Dispenda) Sumatera Utara (Sumut) mengklaim target pajak daerah yang dihimpun hingga 24 Desember 2016 telah mencapai 103,31% atau senilai Rp 4,268 triliun dari target pada Perubahan APBD tahun 2016 sebesar Rp 4,131 triliun.

Dimana masing-masing pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) mencapai 102% dari target Rp 1,006 triliun pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (BBKB) 102,23% dari target Rp 760 miliar, pajak air permukaan 121,51% dari target Rp 208 miliar dan pajak rokok capai 111,50% dari target Rp 568 miliar. Sedangkan pajak kendaraan bermotor (PKB) hanya berhasil 99,04%.

Menyikapi hal itu, Anggota Komisi C DPRD Sumut dari Fraksi Partai Demokrat, Muhri Fauzi Hafiz menyatakan, pencapaian melebihi dari target itu bukan prestasi luar biasa. Sebab masih banyak persoalan di Dispenda yang masih tersisa.

“Pertama, soal selisih data jumlah kendaraan bermotor. Kedua, soal perencanaan target yang selalu berubah-ubah dimana dalam dua tahun terakhir cenderung target menurun,”kata Muhri Fauzi kepada wartawan di Medan , kemarin.

Ketiga, lanjut dia, soal optimalisasi pemungutan pajak APU yang masih fokus hanya pada PT Inalum,padahal jika di fokuskan lebih mendalam banyak lagi potensi yang bisa digali.

Keempat, upaya transparansi pemungutan pajak daerah melalui e Samsat yang masih diragukan sistemnya bahkan dikhawatirkan tidak dapat diterapkan oleh masyarakat di desa-desa.

Jadi lanjut di, sama seperti pihaknya di DPRD Provinsi Sumatera Utara yang punya tugas dan tanggung jawab, legislasi, budgeting dan pengawasan.

“Tugas-tugas itu juga kami lakukan dengan baik, tapi catatannya bukan untuk dipuji dan merasa hebat. Karena itu tugas kita, ya.. kita jalani saja,”kata Muhri Fauzi menekankan bahwa Dispenda adalah SKPD yang tugas pokoknya mengumpulkan “uang,” baik dari pajak daerah maupun retribusi.

“Apalagi tugasnya gak banyak macam-macam kok, hanya satu itu doang, mengumpulkan sekali lagi mengumpulkan. Jadi satu kewajaran bisa tercapai target,” lanjut wakil rakyat asal pemilihan Kabupaten Langkat dan Kota Binjai ini.

Sebab, jelas dia, untuk tahun anggaran 2016, pihaknya mengaku perlu mengingatkan bahwa pada bulan Desember ini juga, beberapa hari yang lalu, melalui Badan Anggaran, DPRD Sumut menilai kinerja Pemprov Sumut tidak maksimal dalam meningkatan pendapatan asli daerah tidak berjalan baik.

Pasalnya, target pajak daerah sebagai sektor pendapatan asli daerah Sumut menurun secara signifikan sekitar Rp 36 miliar dari yang ditargetkan pada APBD Sumut 2016 lalu.

“Meski demikian saya juga menyampaikan selamat jika target tercapai. Tapi jangan lupa ada proses sebelumnya yang mengakibatkan target itu bisa tercapai, pertama, kerja-keras dari tim Dispenda. Kedua, perubahan target yang diturunkan,”katanya.

To Top