Berita

DPRDSU Minta Pimpinan Dewan Tunda Pengesahan RT/RW

BANGFAUZI.COM – Pengalihan status Tanah dari Hutan Register ke Hutan Tanaman Rakyat (HTR) masih banyak menimbulkan permasalahan yang tidak mengakomodir kepentingan rakyat tempatan.  Bahkan pengalihan status tanah terkesan masih mementingkan segelintar pengusaha dan orang-orang yang hanya ingin mengambil keuntungan dengan mengabaikan kepentingan rakyat.

Demikian, anggota DPRD Sumut, Zeira Salim Ritonga kepada sejumlah wartawan, Senin ((25/7/2016) saat dihubungi melalui telpon selularnya kemarin.

Menurut anggota dewan dari Fraksi Pembangunan Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, bahwa selama ini melalui reses di Desa Sibito Kec.Aek Natas Kab Labuhanbatu Utara (Labura) dengan jelas Fakta di lapangan bahwa pengalihan itu masih banyak menimbulkan masalah, terutama akibat RT/RW atas kebijakan tersebut.

“Sebagai Contoh wilyah Desa Sibito yang penduduknya mencapai 2000 jiwa dengan desa sudah lama terbentuk, namun hingga kini masih terdaftar sebagai wilayah Hutan Register oleh pihak Kehutanan Kabupaten maupun dan Provinsi,” ujarnya penuh tanda tanya.

Sementara, lanjutnya, bahwa disisi desa lainnya sudah diusulkan untuk dibebaskan statusnya dari Hutan Register menjadi Hutan Tanaman Rakyat (HTR). “Ini juga sangat dipertanyakan, dimana diareal tersebut telah terdapat ribuan hektar perkebunan sawit oleh investasi pengusaha,” ujar Zeira penuh tandatanya.

Melihat Fakta dan Realitas dilapangan, lanjut Zeira, masih banyak menimbulkan permasalahan.  Karenanya anggota dewan dari Dapil 6 Kabupaten Labuhan Batu Untuk mendorong DPRD Sumut untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus)yang membahas RT/RW. Sebelumnya Pemprovsu sudah mengusulkan Ke BPBD melalui pimpinan DPRDSU agar segera ditetapkan menjadi Perda RT/RW. “Oleh karena itu demi kepentingan rakyat Sumatera Utara saya meminta kepada pimpinan DPRD Sumatera Utara, untuk tidak terburu-buru mengesahkan Perda RT/RW sebelum diulakukan klarifikasi  seluruh permasalah yang terjadi dilapangan,” ujar Zeira Salim Ritongan mengakhiri.

To Top