Berita

Walau Sudah Dianggarkan, Pemprovsu Perlambat Perbaikan Jalan Menuju Bukit Lawang

BANGFAUZI.COM – Kondisi jalan menuju tempat wisata di Kabupaten Langkat mengalami rusak berat, namun hingga saat ini belum mendapatkan perhatian pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang terkesan memperlambat perbaikan jalan kendati anggaran untuk itu sudah dialokasikan.

Hal ini diungkapkan Muhri Fauzi Hafiz anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Demokrat, Minggu (10/7/2016) saat menyinggung kondisi jalan menuju objek wisata Bukit Lawang di Kabupaten Langkat.

“Sebagai anggota DPRD provinsi Sumatera Utara, saya mengetahui bahwa pemerintah provinsi sudah menganggarkan perbaikan jalan provinsi menuju bukit Lawang di tahun 2016 ini,” katanya.

Katanya seharusnya, pemerintah provinsi tidak boleh memperlambat proses yang ada, karena kebutuhan masyarakat di daerah akan jalan yang baik bukanlah kebutuhan yang bisa dilama-lamakan. Masyarakat tidak mengetahui detail soal aturan dan sistem, bagi masyarakat, jalan rusak, ya, harus diperbaiki, bukan dibiarkan saja.

“Pemerintah daerah, kepala daerah, baik Gubernur maupun Bupati semestinya lebih arif dan memahami hal itu, sehingga proses yang berjalan bisa diprioritaskan demi kenyamanan dan pengabdian kepada masyarakatnya. Kondisi jalan menuju objek wisata bukit Lawang, sepertinya dari tahun lalu juga tidak ada perbaikan yang signifikan,” ujar Muhri Fauzi Hafiz.

Menurut Fauzi khusus untuk jalan provinsi selalu ada yang rusak, pihaknya selaku legislator dari Sumatera Utara juga akan minta pihak BPK RI selaku lembaga negara yang memiliki tugas melakukan audit terhadap pelaksanaan APBD agar intensif memperhatikan pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan yang dilakukan oleh pemerintah provinsi melalui dinas Bina Marga.

“Sebenarnya kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlanjut, sebab, bisa menimbulkan persepsi buruk bagi kinerja kepala daerah. Bahkan, khawatirnya puncak kekecewaan masyarakat bisa ditunjukkan nantinya dengan malas membayar pajak/retribusi daerah, bisa pajak PKB atau pajak PBB. Karena mereka merasa bayar pajak jalan tetap rusak,” pungkas Fauzi.

To Top