Berita

Kondisi Jalan Buruk, Pemprov Sumut Harus Perhatikan Jelang Mudik Lebaran

BANGFAUZI.COM – Menjelang H-7 hari raya tahun 2016, diharapkan pemerintah daerah provinsi Sumatera utara lebih memperhatikan kondisi jalan provinsi yang rusak berat, guna mengantisipasi timbulnya bahaya bagi pemudik dan kenyamanan masyarakat yang merayakan hari raya dan menikmati libur panjang hari raya.

Hal itu ditegaskan anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Muhri Fauzi Hafiz, di Medan, 30/6. Menurutnya, saat-saat seperti inilah satu momentum rakyat biasa merasakan kehadiran pemerintah. Karena, masa-masa ini adalah masa serius yang membutuhkan banyak peran langsung pemerintah baik pusat maupun di daerah.

“Saat mudik bersama keluarga, pastinya kita berharap terjadinya kenyamanan dalam berkendaraan, baik seperti jalan yang baik dan tidak rusak, maupun ketertiban berlalu lintas yang diatur oleh pihak kepolisian. Sepatutnya, melalui dinas terkait, seperti Bina Marga dan Dinas Perhubungan, pemerintah daerah hadir di tengah masyarakat dengan upaya terbatas untuk merapikan lobang-lobang jalan yang menjadi wilayah kewenangannya untuk mencegah terjadinya kecelakaan.”

“Seperti contoh jalan menuju objek wisata bukit Lawang di kabupaten Langkat, sampai saat ini belum mendapat perhatian dinas Bina Marga Pemprovsu, padahal itu adalah jalan provinsi. Sangat disayangkan hal ini terjadi disaat-saat masyarakat sedang berhari raya dan menikmati liburan panjang bersama keluarga. Seharusnya pemerintah daerah provinsi Sumatera Utara tanggap dengan segera melakukan perbaikan terhadap ruas jalan yang rusak parah tersebut,” ujar Muhri Fauzi Hafiz.

Belum lagi soal tanggap itu kita kembangkan pada masalah THR dan inflasi, yang sejauh ini masih banyak bermasalah di daerah provsu.

“Soal jalan yang rusak saja, kita merasakan seakan pemerintah provinsi menutup mata. Ada apa ini? Padahal seperti contoh jalan menuju objek wisata bukit Lawang tersebut, tahun 2016 ini sudah dianggarkan sebesar kurang lebih 19 milyar rupiah, bahkan tendernya juga sudah selesai, namun, kita heran kenapa pekerjaan belum dimulai? Atau hal ini menunjukkan terjadinya indikasi transaksional di setiap proyek pemerintah daerah yang dilakukan antara oknum kontraktor dengan oknum yang mewakili pemerintah daerah, sehingga memperlambat realisasi pekerjaan.”

“Saya pikir gubsu HT Erry Nuradi harus tegas dan segera menegur kepala dinas Bina Marga untuk memperhatikan keadaan jalan provinsi, tidak hanya yang menuju bukit Lawang saja, tapi di seluruh wilayah pemprovsu,” kata anggota DPRD fraksi partai Demokrat asal daerah pemilihan kabupaten Langkat dan kota Binjai.

Muhri Fauzi Hafiz, juga menambahkan agar Pemprovsu mampu berikan kepastian kenyamanan bagi pemudik yang merupakan masyarakat Sumatera Utara, misalnya berupa informasi terhadap kualitas badan jalan milik pemerintah provinsi baik yang rusak ringan maupun parah, pastikan lobang-lobang jalan yang membahayakan bisa dirapikan sementara dan tanda marka jalan ada pada tempat yang tepat sebagai panduan pemudik.

Jika hal ini dapat dilakukan, Saya yakin kepercayaan masyarakat kepada Gubsu HT Erry Nuradi akan bertambah paten, karena dirasakan kehadirannya pada momentum yang tepat, seperti saat hari raya dan liburan panjang mendatang ini.

To Top