Berita

Penunjukan Hendra Arbie Sebagai Komisaris Bank Sumut Timbulkan Polemik

BANGFAUZI.COM – Penunjukan bos bisnis perhotelan Sumatera Utara Hendara Arbie sebagai salah satu komisaris di Bank Sumut oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi menimbulkan polemik.

Hal ini usai mendapat kritikan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Sumatera Utara, “saya pesimis terhadap pengangkatan Hendra Arbie sebagai salah satu anggota dewan komisaris di PT Bank Sumut melalui RUPSLB,” katanya.

Kendati pemilihannya sudah melalui fit proper test, namun publik mengenal Hendra Arbie yang merupakan pemilik Garuda Plaza Hotel (GPH) Medan bukan sebagai figur profesional yang membidangi perbankan, namun perhotelan.

“Setahu saya Hendra Arbie adalah pengusaha perhotelan grup Garuda Plaza Hotel (GPH). Sejujurnya saya khawatir kehadiranny di PT Bank Sumut justru memperburuk kinerja, bukan malah memperbaiki,” ujar Muhri Fauzi Hafiz seperti yang dikutip dari Waspada Online, Minggu (5/6/2016).

Hal ini karena bisnis perbankan dengan tidak sama dengan bisnis jaringan hotel yang notabene pemiliknya adalah pihak keluarga

Jabatan komisaris di PT Bank Sumut katanya bukanlah jabatan abal-abal. Pasalnya pimpinan seperti halnya komisaris harus mampu mendorong kinerja dewan direksi lebih baik lagi.

“Jabatan komisaris tidak boleh sekedar jabatan asal jadi, harus amanah unuk mengawal bisnis PT Bank Sumut menjadi lebih baik lagi. Jikat tidak, maka, nantinya kita bisa menyoal pengangkatan ini. Kita tunggu lah kinerja beliau di PT Bank Sumut,” ujarnya.

Seperti yang diketahui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa atau RUPSLB Bank Sumut menetapkan Hendra Arbie sebagai komisaris.

“Hendra Arbie ditetapkan sebagai salah satu komisaris Bank Sumut mengisi kekosongan komisaris bank itu,” ujar Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bank Sumut T Erry Nuradi di Medan, Sabtu (4/6/2016).

Dengan ditunjuknya Hendra, maka sudah ada tiga komisaris bank tersebut setelah sebelumnya ada Riza Pahlevi dan Batara Kusuma.

“Dengan akan semakin lengkapnya komisaris, maka kinerja Bank Sumut diharapkan semakin membaik ke depannya,” katanya.

Gubernur Sumut itu juga mengaku sudah mengajukan dua nama untuk calon Komisaris Utama Bank Sumut ke Otoritas Jasa Keuangaan (OJK).

Sementara Kepala OJK Kantor Regional 5 Sumatera, Ahmad Soekro Tratmono mengakui, PSP Bank Sumut sudah mengajukan nama untuk calon Komisaris Utama ke OJK Pusat.

“Hingga saat ini masih dalam proses. Kalau sudah ada, pasti ada tembusan ke OJK Sumatera ,” katanya.

Dia tidak bisa memastikan kapan keputusan hasil penilaian OJK untuk calon Komisaris Utama Bank Sumut itu. “Yah ditunggu aja,” katanya

To Top