Berita

DPRD Sumut Minta Bank Sumut Terbuka Soal Tunggakan Pajak

BANGFAUZI.COM – Puluhan massa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi (PT) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), berunjuk rasa di kantor Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu.

Usai berorasi di depan gedung Bank Sumut, koordinator lapangan BEM PT UMSU, Radinal Nugraha, mengatakan, mereka minta kepada Polda Sumut dan Kejatisu untuk membentuk tim ahli, guna membongkar persoalan pajak PT Bank Sumut ini.

Seperti yang dilansir FokusMedan,com, berdasar hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2013 dan semester 1 tahun 2014, ada pajak yang belum dibayarkan Bank Sumut di tahun 2013 sebesar Rp1,4 triliun dan di tahun 2014 sebesar Rp 305 milyar.

Selain itu, kata Radinal, mereka juga meminta agar Komisi C DPRD Sumut untuk menindaklanjuti temuan BPK tersebut, karena Komisi C merupakan mitra kerja dari PT Bank Sumut.

Terkait masalah itu, anggota Komisi C DPRD Sumut, Muhri Fauzi Hafiz, membenarkan bahwa persoalan pajak PT Bank Sumut itu telah menjadi temuan BPK dan sudah pernah dipertanyakan Komisi C ke jajaran Direksi PT Bank Sumut.

“Persoalan pajak Bank Sumut 2013-2014, sebelumnya saat rapat komisi tahun 2015 lalu sudah pernah kita pertanyakan. Sebab hal itu menjadi temuan BPK RI. Jawaban jajaran direksi saat itu, seingat saya, sudah diselesaikan. Namun, kita tidak melihat tanda bukti penyelesaian yang dikerjakan,” kata Muhri.

Dia menambahkan, Komisi C pada dasarnya juga meminta PT Bank Sumut bertanggungjawab atas temuan BPK itu.

“Artinya, sebagai anggota Komisi C DPRD Sumut, saya juga mendukung langkah konkrit pihak Bank Sumut untuk melakukan tindak lanjut semua temuan tersebut, termasuk soal pajak ini. Jika belum selesai, kita serukan jangan diperlambat. Sebab, masalah pajak adalah masalah yang penting karena menyangkut pendapatan negara,” ucapnya.

Menurut dia, jajaran direksi tidak boleh menunda-nunda penyelesaian masalah ini. Jika benar apa yang menjadi aspirasi BEM UMSU itu, kata dia, berarti Bank Sumut perlu dievaluasi secara menyeluruh. Namun, jika sudah selesai, harus ditegaskan secara terbuka agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

“Ingat prinsip bisnis perbankan adalah trust atau kepercayaan,” tandasnya

To Top