Home

Benarkah APBD Itu untuk Rakyat?

Oleh: Muhri Fauzi Hafiz

Setiap tahun pemerintah daerah baik Provinsi, Kabupaten dan Kota selalu melakukan pembahasan dan pengesahan APBD. Anggaran pendapatan belanja daerah itulah kepanjangan APBD.

Kalau definisi secara singkat tentang APBD adalah penjabaran program pembangunan daerah yang berisi judul dan anggaran.

Jika disebut program pembangunan, maka tujuan akhir adalah untuk rakyat. Tetapi benarkah apbd itu untuk rakyat?

Jawabannya benar, bahwa APBD untuk rakyat. Karena tanpa rakyat APBD tidak akan disusun. Rakyatlah yang secara tidak langsung telah menyusun APBD.

Oleh karena itu, jika dalam penyusunan APBD ada kepentingan rakyat yang diabaikan maka sepatutnya itu disebut pengkhianatan. Jika APBD sampai dikorupsi maka sepatutnya itu disebut kezaliman.

Karena itu, harus dilawan. Rakyat harus mendukung wakilnya di kelembagaan DPRD, sebab para anggota DPRD baik di Provinsi maupun Kabupaten/Kota merupakan perwakilan yang resmi dari rakyat berdasarkan daerahnya.

Dukungan itu bisa dalam bentuk penyampaian aspirasi usulan pembangunan di daearah, bisa juga dalam bentuk aksi damai, bahkan menolak politik uang juga bentuk dukungan yang nyata.

Awasi para wakil rakyat dalam bekerja, pantau para kepala daerah dalam menjalankan roda pemerintahan. Inilah bagian simbiosis yang baik itu, sehingga pada akhirnya benarlah DPRD itu untuk rakyat.

Jika terjadi rakyatpun apatis dan tidak peduli degan kinerja para anggota DPRD yang terhormat, inilah awal dari pengkhianatan dan kezaliman menjadi satu lingkaran setan yang sulit dihapus dan dilawan.

To Top