Catatan Kaki

Semoga Pak SBY Tak Salah Pilih

Akhirnya kegelisahan Muhri Fauzi Hafiz terjawab sudah, usai Demokrat sebagai partai yang membesarkan nama Saleh Bangun dan juga sebaliknya lebih memilih sang rival dalam pemilihan Walikota Binjai yakni pasangan M Idaham dan Timbas Tarigan.

Hal ini sudah diprediksi lebih dulu oleh anggota DPRD Provinsi Provinsi Sumatera Utara yang duduk di komisi C tersebut usai Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Pandjaitan dan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sumatera Utara HT Milwan didampingi Ketua DPC Partai Demokrat Kota Binjai M Sajali berfoto dengan Muhammad Idaham beberapa waktu yang lalu.

Saat itu juga Muhri Fauzi Hafiz yang saat ini sedang giat-giatnya mengkawal pemenangan Saleh Bangun berpasangan dengan Dhani Setiawan Isma sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota Binjai menulis di akun Facebooknya.

“Foto-foto di bawah ini bisa bicara dan punya makna. Semoga pak SBY bisa memahami gelisahnya kader yang merasa tertipu dengan senyum dan kata-kata manis penuh dusta.”

Kiri-kanan: Ketua DPC Partai Demokrat Kota Binjai M Sajali, Calon Wali Kota Binjai M Idaham, Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan, dan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sumatera Utara HT Milwan.(Facebook)

Kiri-kanan: Ketua DPC Partai Demokrat Kota Binjai M Sajali, Calon Wali Kota Binjai M Idaham, Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan, dan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sumatera Utara HT Milwan. (Facebook)

Foto itu tentu memperlihatkan kedekatan Partai Demokrat kepada pasangan patahana Muhammad Idaham dan Timbas Tarigan, yang pada akhirnya resmi mendukung mereka pada Senin (20/7/2015) kemarin. Ini diperkuat dengan terbitnya SK DPP Partai Demokrat Nomor 17/SK/DPP Partai Demokrat/VII/2015 yang menetapkan H Muhammad Idaham dan H Timbas Tarigan sebagai Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai.

Ya, SBY selaku Ketua Umum DPP Partai Demokrat harusnya faham dengan kegelisahan para kadernya yang ada di daerah. Pertanyaan yang harus dijawab adalah siapa H Muhammad Idaham sehingga mendapatkan dukungan dari partai dibandingkan kadernya sendiri dan loyal seperti Saleh Bangun?

Saleh Bangun sendiri sudah membuktikan dirinya sebagai kader partai Demokrat yang gigih dan pemenang. Selama dua periode beliau berhasil duduk di kursi DPRD Sumut dengan hasil yang tidak bisa dibilang sepele. Dia mengukir pemilihan anggota DPRD Sumut dengan raihan suara terbanyak di dapil Kota Binjai dan Kabupaten Langkat.

Bahkan pada periode 2009-2014 dia memperoleh suara terbanyak mengalahkan saingannya, sehingga membuatnya bisa menduduki ketua DPRD Sumut kala itu. Ini lah yang membuat Saleh Bangun memberanikan diri untuk terus maju dalam pertarungan Pilkada di Kota Binjai.

Tak mendapatkan dukungan dari partai sendiri tidak membuat Saleh Bangun patah arang. Beliau malah diusung oleh tiga partai pendukung yakni Hanura, Nardem dan Gerindra. Namun dukungan ini sepertinya tidak akan berhenti, dukungan warga kota Binjai menjadi yang terpenting. Pak SBY semoga tidak salah pilih…

 

To Top