Berita

Sweeping Distributor Nakal, Fauzi Apresiasi Kapoldasu

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo mengungkapkan bahwa pihak kepolisian daerah provinsi Sumatera Utara menyiapkan 8 satuan tugas yang akan mengawasi dan melakukan sweeping para distributor barang dan kebutuhan pokok yang seenaknya melakukan permainan pasokan sehingga mengakibatkan harga barang naik tidak terkendali terkendali.

Hal ini disampaikan Kapolda Sumut Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo guna menjaga agar harga barang dan bahan pokok tidak naik drastis, dan antisipasi merajalelanya spekulan nakal, menjelang datangnya bulan suci ramadhan dan hari raya idul fitri tahun ini.

Muhri Fauzi Hafiz, anggota fraksi partai Demokrat DPRD provinsi Sumatera Utara, Senin 8/7, memuji upaya tanggap terhadap kebutuhan rakyat yang ditunjukkan oleh Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo.

“Saya puji upaya tanggap Kapolda Sumut untuk antisipasi lonjakan harga barang dan bahan pokok menjelang bulan suci ramadhan dan hari raya idul fitri,” ujarnya.

Menurutnya hal tersebut sangat pantas didukung, karena, dengan adanya satgas khusus yang bertugas mengawasi peredaran barang dan bahan pokok kebutuhan rakyat, maka upaya spekulan dan distributor nakal untuk menimbun dan menaikkan harga secara sepihak bisa dicegah.

“Kerja yang dilakukan Kapolda beserta jajarannya sungguh positif,” ujar anggota DPRD Sumatera Utara yang berasal dari Daerah pemilihan 12 kota Binjai dan kabupaten Langkat.

Muhri Fauzi Hafiz, menambahkan bahwa kenaikan harga barang dan bahan pokok, bisa disebabkan karena pasokan barang dan bahan pokok yang langka, kelangkaan terjadi bisa disebabkan karena distributor melakukan penimbunan barang dan bahan pokok tersebut.

Kondisi ini, jika tidak dicegah dari sekarang akan mengakibatkan harga barang naik secara tidak terkendali, melonjak tinggi, maka, semestinya pemerintah daerah baik provinsi/kabupetan/kota, segera menyambut dan bersinergi dengan pihak kepolisian untuk melakukan operasi pasar, maupun sidak secara diam-diam, sehingga daya beli rakyat bisa terkendali, dan pasar tidak dikuasai oleh sekelompok spekulan yang hanya mencari keuntungan sesaat.

“Saya yakin niat baik Kapolda dan jajarannya menjadi bukti bahwa polisi sebagai pengayom rakyat,” ujar Fauzi.

To Top