Berita

Inilah Materi Interpelasi yang Harusnya Dijawab Gubsu (4)

Saya Muhri Fauzi Hafiz dari Fraksi Demokrat sebagai inisiator hak interpelasi DPRD Sumut merasa perlu membuka secara terang-benerang kepada masyarakat Sumatera Utara agar mereka tahu apa yang menjadi permasalah utama sehingga kenapa hak interpelasi perlu digulirkan.

Perosalan keempat yang harusnya menjadi materi interpelasi Gubsu oleh DPRD Sumut, tentang etika sebagai kepala daerah. Sebagai kepala daerah, seorang Gubernur terikat dengan sumpah jabatan yang diatur dalam UU Nomor 32 Tahun 2004 dan UU Nomor 23 tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah, dalam  Pasal 61, menyebutkan bahwa Kepala daerah sebelum memangku jabatannya dilantik dengan mengucapkan sumpah/janji yang dipandu oleh pejabat yang melantik.

Sumpah/janji kepala daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: “Demi Allah/Tuhan, saya bersumpah/berjanji akan memenuhi kewajiban saya sebagai kepala daerah dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan menjalankan segala undang-undang danperaturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa”

Diketahui dari beberapa sumber diperoleh tentang etika Gubernur yang tidak baik yang bisa dikategorikan sudah melanggar Sumaph/Janiji sebagai kepala daerah. Diantaranya sebagai berikut :

  1. Jumat 10/1/2014, judul berita, Gatot marah-marah Usai Salat Jumat, berita ini tentang pungli di 11 jembatan timbang, Gatot marah karena wartawan bertanya kepadanya dan tidak bertanya kepada kadis Perhubungan sumber:www.tribunnews.com
  2. Jumat 14/3/2014, Judul Berita Gatot Datang Terlambat, Tamu Undangan Pulang, berita ini tentang saat acara pembukaan PRSU yang ke-43 seyogianya dibuka jam 20.00 wib jadi lewat, sumber : www.tribunnews.com
  3. Rabu 25/6/2014, judul berita, Gubernur Ajak Wartawan Berantem, berita ini terkait gara-gara ditanya tentang Utang DBH Pajak, kejadian selasa 24/6/2014, sumber: m.jpnn.com
  4. Jumat 7/11/2014, judul berita, Punya Isteri Simpanan, Gubsu Dinilai Tak Punya Etika dan Moral Gatot Bisa Diberhentikan Mendagri. Sumber: Koran Harian Promedia.

Pertanyaan :

  1. Mohon penjelasan apa yang menyebabkan kemarahan saudara Gubernur tersebut ? Sepatutnya saudara Gubernur meninggalkan rasa egois dan arogansi, dan harus menjadi teladan bagi masyarakat Sumatera Utara, tetap sejuk, santun, dan mengayomi, bukan membuat masyarakat kecewa dengan kesombongan dan amarah yang dipertontonkan kepada publik. Hal ini, sesungguhnya sudah mencoreng nama baik daerah provinsi Sumatera Utara yang terkenal dengan kedamaian, kasih sayang dan toleran-nya.
  2. Pengaduan masyarakat tentang Gubernur H. Gatot Pujonugroho, ST.M.Si. sudah memiliki istri, selain dari ibu Hj. Sutias Handayani yang diketahui masyarakat Sumatera Utara secara resmi sebagai istri sah Gubernur sejak diangkat jadi Gubernur. Mohon dijelaskan dan didkukung dengan data yang otentik?
To Top