Berita

Utang Lagi, Utang Lagi, Kapan Lunasnya?

Muhri Fauzi Hafiz atau yang akrab disapa Bang Fauzi menyayangkan kondisi keuangan pemprov Sumut saat ini yang tengah “cengap-cengap” membayarkan kewajiban utangnya kepada Kabupatan/Kota baik untuk Dana Bagi Hasil (DBH) maupun Bantuan Keuangan Provinsi (BKP). Hal itu disampaikannya melalui akun media sosialnya di Facebook.

“Beginilah keadaan Sumatera Utara hari ini, mungkin banyak pihak yang merasa postingan ini kurang pantas, namun, sebagai sarana yang saat ini sudah mengikat emosional kita satu dengan lainnya, media sosial dan postingan ini bisa menjadi pengetahuan terkini bagi kita sebagai orang sumut, anak medan, juga rakyat yang sudah berikan amanah kepada pemimpin daerah ini, memberi amanah kepada para wakil rakyat di semua tingkatan DPR/DPRD,” kata Bang Fauzi melalui akun Facebooknya.

Kekhawatiran Bang Fauzi cukup beralasan, pasalnya anggaran belanja yang masih terutang oleh Pemprov Sumut masih cukup banyak yang belum dilunaskan. Seperti yang diketahui bahwa belanja pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumatera Utara Tahun Anggaran (TA) 2014 yang tidak terbayar sebesar mencapai Rp 265.384.977.003.

Selanjutnya belanja yang tidak terbayar itu menjadi utang di TA 2015 yang baru berjalan kurang lebih 60 hari, sehingga terbitlah alas hukum yaitu Peraturan Gubernur (Pergub) yang baru nomor 10/2015 tentang perubahan penjabaran APBD TA 2015 (16/2), yang sebelumnya sudah ada Perda No. 10 tahun 2014 tentang APBD TA.2015, serta Pergubsu No.38 tahun 2014 tentang penjabaran APBD 2015, disahkan pada 31 Oktober 2014.

“Sagat disayangkan, bahkan kita sudah berhutang di tahun 2015. Padahal kita belum mendapatkan manfaat apa pun dari pembangunan di 2015. Belum apa-apa sudah digunakan untuk membayar hutang di 2014,” ujar Bang Fauzi.

To Top