DPRD Sumut

Ketua Komisi A Harap RPJMD Sumut Utamakan Pariwisata dan Pendidikan

Muhri Fauzi Hafiz Ketua Komisi A DPRD Sumut

Bangfauzi.com – Memasuki triwulan pertama tahun 2019, pemerintah provinsi dan kalangan DPRD Provinsi Sumatera Utara (DPRD Sumut) diketahui sedang membahas rancangan peraturan daerah atau Ranperda tentang RPJMD provinsi Sumatera Utara 2018-2023.

Ketua komisi A DPRD Sumut, Muhri Fauzi Hafiz, mengatakan sebagai bentuk kesungguhan untuk mengawal jalannya roda pembangunan di daerah, maka, DPRD Sumut sudah membentuk pansus tentang RPJMD Sumut 208-2023.

Menurutnya RPJMD ini sangat strategis sehingga perlu diperhatikan tahapan pembahasan yang saat ini sudah masuk ke DPRD Sumut.

“Untuk disahkan menjadi peraturan daerah draf Ranperda tentang RPJMD ini memang harus dibahas bersama DPRD Sumut,” katanya.

Maka itu masyarakat perlu mengetahui semuanya, bahkan dibolehkan menyurati DPRD Sumut untuk bertanya perihal apa saja hal-hal penting yang sudah dimasukkan oleh pemerintah provinsi melalui Gubernur dan jajarannya OPD terkait untuk rencana membangun Sumatera Utara lima tahun kedepannya (2018-2023).

“Saya menyarankan agar ketua DPRD Sumut membuka publik mendengar atau semacam dialog dengan masyarakat terhadap materi-materi Ranperda RPJMD yang disampaikan,” ujar Fauzi.

Secara pribadi, Muhri Fauzi Hafiz, menyampaikan bahwa dirinya berharap pada lima tahun ke depan nanti pemerintah provinsi Sumatera Utara melalui Gubernur dan jajarannya bisa fokus dan prioritas kan sektor pariwisata dan pendidikan.

Karena untuk sektor pariwisata sesungguhnya diketahui daerah Sumatera Utara sangat potensial mulai dari kepulauan Nias sampai kabupaten Langkat.

“Luar biasa potensi pariwisata yang kita miliki,” katanya.

Menurut Fauzi, jika dimajukan dan dikelola dengan baik potensi pariwisata dapat mendongkrak perekonomian daerah sekitarnya, seperti menambah penghasilan daerah dan membangkitkan semangat wirausaha masyarakat.

Sektor pendidikan sangat penting, sebab, Sumatera Utara memiliki kualitas sumber daya manusia yang sudah dikenal dunia. Banyak pemuda dan peserta didik setara SMA/SMK yang sudah berprestasi diakui secara nasional dan dunia.

Selain itu, sejak tahun 1990-an lalu, Sumatera Utara ini memiliki banyak sekolah unggulan yang dibangun di daerah kabupaten / kota. Konsep sekolah berasrama yang sudah banyak meluluskan siswa/i .

“Saya pikir pendidikan harus tetap kita jadikan sektor unggulan untuk membangun Sumatera Utara lima tahun ke depan yang bermartabat,” ujarnya.

To Top