DPRD Sumut

DPRD Sumut Bahas Ranperda Narkoba, Ini Pandangan Fraksi Demokrat

Bangfauzi.com – Penyalahgunaan narkoba kian mengkhawatirkan, upaya untuk mengatasi kasus tersebut harus dilakukan serius. DPRD Sumut tengah membahas Peraturan Daerah (Perda) tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya yang saat ini sampai pada pandangan umum fraksi-fraksi.

Pandangan umum fraksi tersebut disampaikan dalam paripurna DPRD Sumut, Senin (20/8). Anggota DPRDSU dari Fraksi Partai Demokrat, Muhri Fauzi Hafiz mewakili Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BPPD) DPRDSU menjelaskan, ada lima hal pokok yang akan diatur oleh Perda tersebut seperti yang dilansir Analisadaily.com

Di antaranya menguatkan peran pemerintah dalam melakukan tugas untuk memfasilitasi pencegahan dan penyalahgunaan narkoba.

Kedua, lanjutnya, mengumpulkan semua potensi masyarakat untuk bersama-sama melawan kejahatan narkoba di masyarakat. Ketiga, mengatur sosialisasi pencegahan dan penyalahgunaan narkotika dan psikotropika.

“Keempat, payung hukum bagi ditampungnya anggaran Perda ini dalam APBD dan kelima, pengawasan,” kata legislator Dapil Kabupaten Langkat dan Kota Binjai ini. Dijelaskannya, setelah dilakukan pembahasan, Ranperda tersebut akhirnya dilakukan perubahan judul menjadi Ranperda tentang Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya. Ranperda ini nantinya akan menjadi acuan bagi Pemprovsu dan kabupaten/kota dalam penyusunan Perda.

Adapun hal-hal subtansial dalam Perda ini di antaranya, aturan sosialisasi kepada masyarakat terhadap bahaya narkotika melalui penyuluhan di lingkungan sekolah, kantor, universitas dan masyarakat umum dengan menyediakan pusat-pusat informasi resmi yang memadai.

Kemudian, aturan terkait untuk peningkatan peran aktif masyarakat, satuan pendidikan, institusi pemerintah daerah, DPRD, badan usaha, rumah ibadah, dan media massa agar ikut serta dalam melakukan pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya.

Selanjutnya, aturan fasilitasi rehabilitasi medis yang menjangkau masyarakat. Kemudian, aturan dalam memberikan pembinaan bagi korban penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif, serta aturan terkait kerjasama dalam memfasilitasi pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif dengan instansi vertikal lainnya.

Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumut dalam pandangan umumnya menilai, gejala kehilangan generasi saat ini dengan sangat jelas dapat disaksikan. Hal ini dikarenakan penyalahgunaan narkoba telah menghinggapi semua kalangan dan lapisan masyarakat terutama generasi muda.

Maka kami atas nama Fraksi Partai Demokrat menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pemprovsu yang telah menginisiasi lahirnya produk hukum di tingkat daerah terkait dengan pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya,” kata Juru Bicara Fraksi Demokrat Lidiana Lase.

To Top