Berita

Bikin Hati Terenyuh, Lima Perjuangan Pegutas Damkar Melawan Maut

Haeruddin, petugas Damkar yang gugur saat memadamkan api di Sunter Agung, Jakarta Utara.

Bangfauzi.com – Perjuangan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) berujung maut saat berupaya mati-matian bertempur menghadapi kobaran api. Potret duka pejuang Satria Biru, julukan petugas Damkar, bukan saja dialami saat berjuang di medan perang menghadapi kobaran api. Perjalanan saat berangkat menuju titik lokasi pun sudah taruhan nyawa.

Kecepatan tiba di lokasi sejak menerima berita kebakaran itu terkadang membuat keselamatan personel pun melayang hingga meregang nyawa.

Seperti yang dilansir Kriminologi.id 5 perjuangan maut Damkar yang bikin hati terenyuh, mulai personel gugur dalam tugas karena terlempar dari mobil, tertimpa tembok reruntuhan akibat kebakaran hingga berjuang melawan kepulan asap.

1. Haerudin, Sesak Nafas karena Kepulan Asap

Haerudin, merupakan salah satu sosok petugas Damkar Jakarta Utara yang menutup mata akibat menghirup asap saat berjibaku meredam amukan si jago merah di Jalan Kenanga No 25, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin, 16 Juli 2018.

Kepala Peleton III A Tanjung Priok Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara ini sempat mundur dari arena pertarungan melawan kobaran api setelah dirinya merasakan sesak di bagian dada.

Bapak dua anak ini keluar dan mencari ambulans. Kemudian, Haerudin dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Koja, Jakarta Utara, hingga personel yang telah 23 tahun mengabdikan dirinya sebagai penjinak api itu akhirnya menutup mata untuk selama-lamanya.

2. Ibrahim, Jatuh Pingsan Saat Berjibaku Melawan Api

Komandan Regu Pemadam Kebakaran Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Ibrahim jatuh pingsan saat memadamkan api di Perdagangan, Kelurahan Lubuk Tukko, Kecamatan Pandan, Kamis, 12 April 2018.

Ibrahim gugur usai menjalankan tugasnya sekira pukul 11.00 WIB.

Ibrahim terjatuh di lokasi kebakaran dan langsung ditolong warga sekitar bersama rekan korbannya dengan mengangkat ke salah satu rumah warga. Setelah dievakuasi ke rumah warga, korban selanjutnya dilarikan ke rumah sakit Pandan, namun nyawa Ibrahim tidak tertolong.

Pada kejadian itu Ibrahim tiba-tiba jatuh pingsan saat proses pemadaman api sedang berlangsung. Padahal sebelumnya Ibrahim terlihat sehat.

3. Bahram Khan, Kecelakaan Mobil Damkar Terguling Hindari Motor

Sebanyak tiga orang petugas Dinas Pemadaman Kebakaran Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, tewas dalam kecelakaan saat mobil yang ditumpanginya terguling akibat menghindari sepeda motor dari lawan arah pada Selasa, 30 Januari 2018 pagi.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Umanasoli, Kelurahan Lawanga, Poso saat tim Damkar (Dinas Pemadam Kebakaran) meluncur ke lokasi kebarakan.

Satu dari tiga korban tewas adalah Kepala Seksi Pencegahan Dinas Pemadaman Kebakaran Kabupaten Poso, Bahram Khan Samudin warga Bonesompe, dan dua anggotanya Imran Jafar warga Gebangrejo, dan Fadli Panai warga Bonesompe.

Kepala Dinas Dinas Pemadaman Kebakaran Kabupaten Poso, Sri Ayu Utami, menyebutkan tiga orang meninggal dunia dan tiga orang lainnya sedang dirawat intensif di UGD rumah sakit Poso.

Kecelakaan itu terjadi, Selasa pagi 30 Januari 2018, sekitar pukul 08.30 WITA, saat petugas meluncur ke lokasi kebarakan di Desa Karawasa, Kecamatan Poso Kota Utara, untuk memadamkan api di salah satu rumah warga.

Namun dalam perjalanan, tepatnya di jalan penurunan Kelurahan Lawanga, mobil yang melintas dengan kecepatan maksimal menghindar motor yang datang dari berlawanan arah.

4. Iftarni, Damkar Mentawai Terlindas Ban Mobil

Pejuang pemadam kebakaran di Mentawai bernama Iftarni (38) berbeda lagi ceritanya. Penjinak Api ini merenggut nyawa setelah terlindas ban mobil pemadam yang melaju dengan cepat.

Kondisi jalan yang sangat ekstrim, yakni turunan curam serta tanjakan yang harus dilalui Si Gajah Merah, julukan mobil pemadam kebarakan yang menjadi salah satu penyebab insiden tersebut.

Antoni Agus, sopir Damkar itu melaju dengan sangat tinggi melintasi medan yang sangat ekstrim. Medan jalan menanjak dan turun di kilometer 8 mengakibatkan mobil tersebut melambung hingga menghantam tanah.

Ifrani, yang posisinya menggantung di samping pintu terjatuh hingga terlindas ban belakang.

5. Trisna Supriatna Tertimpa Tembok Bangunan

Trisna Supriatna petugas harian lepas Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DKPB) Kota Bandung, gugur karena tertimpa reruntuhan bangunan saat berjibaku melawan api yang membakar di salah satu pabrik tekstil di Jalan AH Nasution, Bandung, Senin, bulan September 2017 lalu.

Peristiwa itu terjadi saat Trisna melakukan pendinginan di lokasi kejadian dengan kondisi tiupan angin kencang.

Melihat masih ada sisa kobaran api, Trisna berupaya untuk melakukan pemadaman. Tidak lama kemudian, sekitar 10 menit, bangunan yang tengah dipadamkan tiba-tiba rubuh.

Saat itu, Trisna tertimpa reruntuhan balok kayu dan beton yang terbakar. Beberapa rekannya sempat mengevakuasi Trisna, hanya saja nyawanya tak tertolong.

To Top