Berita

Demokrat Beberkan Pertemuan SBY dengan Airlangga, Sinyal Koalisi dengan Golkar

Bangfauzi.com – Sekretaris Jenderal (sekjen) Partai Demokrat Hinca Panjaitan membeberkan pembicaraan antara Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat melakukan pertemuan, Selasa (10/7) lalu.

Menurutnya dua petinggi partai itu sempat membicarakan skenario jika Airlangga tak dipilih sebagai cawapres dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019.

“Diskusi-diskusi tentang itu (skenario tak jadi cawapres Jokowi) sangat terbuka kemarin untuk melihat perkembangan yang ada,” kata Hinca di Kompleks Parlemen, Senayan,Jakarta, Kamis (12/7).

Dalam pertemuan itu, kata Hinca, mereka saling bertukar informasi. Namun, sampai saat ini, Golkar masih memiliki semangat untuk menjadi bagian dari koalisi Jokowi.

“Dan saya kira Golkar masih bersemangat bahwa dia bagian dari itu (koalisi Jokowi). Begitu juga partai-partai lain yang berkoalisi disitu. Sehingga kami bertukar informasi,” ungkapnya.

Anggota Komisi III DPR ini juga membenarkan Airlangga sempat mengajak Demokrat untuk bergabung dengan koalisi Jokowi.

Namun, kata dia, dari pertemuan itu belum ada suatu keputusan. Mereka hanya menjadwalkan pertemuan lagi jelang pendaftaran capres-cawapres pada 4 Agustus mendatang.

“Tapi kan pertemuan dengan Pak Prabowo juga berkomunikasi, begitu juga kemungkinan tiga. Di ujung kami bersepakat akan ada pertemuan lagi jelang tanggal 4 Agustus. Salah satu yang dibahas kapan sih pasangan itu akan diumumkan,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menegaskan partainya konsisten dukung Presiden Jokowi maju Pilpres 2019. Hal itu, ia katakan untuk menepis spekulasi paska Airlangga bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Kawasan Kuningan, Jakarta, Selasa (10/7).

“Spekulasi silaturahmi antar pimpinan partai itu suatu hal yang biasa karena kita kan antar pimpinan partai suasana cair dan kemudian posisi Partai Golkar itu sudah final. Sudah diputus dalam rapimnas dan munas dan bahkan Partai Golkar yang paling awal mendukung Pak Jokowi,” kata Airlangga di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/7).

To Top