Berita

Bawaslu Kabulkan Gugatan JR Saragih, Muhri: Kita Bersyurkur Keputusannya Sudah Adil

Bangfauzi.com – Keputusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut untuk mengabulkan gugatan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut JR Saragih-Ance Selian.

Sidang putusan permohonan gugatan ini berlangsung di kantor Bawaslu, Jalan Adam Malik, Medan, Sabtu (3/3/2018).

JR Saragih merasa lega. Bupati Simalungun itu mengucap terima kasih kepada Badan Pengawas Pemilu Sumut karena sebagian gugatannya dikabulkan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Tuhan, karena putusan tadi, sama-sama kita sudah mendengar bahwa majelis hakim membatalkan keputusan KPU yang mengatakan kami tidak bisa ikut maju Pilgub,” kata JR Saragih.

Pasangan JR Saragih dan Ance Selian pun berpeluang ikut sebagai kontestan Pemilihan Gubernur 2018.

Walau demikian, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut mengatakan pasangan ini masih berstatus tidak memenuhi syarat karena masalah legalitas ijazah dari SMA Ikhlas Prasasti Jakarta.

Sementara itu Muhri Fauzi Hafiz anggota DPRS Sumut dari fraksi Demokrat mengatakan sebagai kader partai Demokrat, kita bersyukur Bawaslu Sumut berani mengambil keputusan untuk menegakkan keadilan.

“Apa yang dilakukan Bawaslu Sumut adalah sesuatu keputusan yang dewasa, Arif dan Bijaksana. Kita sangat menghargai semua aturan yang berlaku, kita juga akan ikut mengawal semua aturan yang sudah ditetapkan,” kata Muhri.

Menurutnya maju menjadi calon gubernur tentu tidak semua orang siap secara lahir, bathin dan materi.

Muhri mengatakan sosok JR Saragih bukanlah sosok yang tidak memperhatikan semua kekuatan dan kekurangan yang dimilikinya, maka, apa yang diputuskan oleh KPU Sumut dengan kriteria tak memenuhi syarat (TMS) sebenarnya proses menguji kemampuan yang dimiliki oleh JR Saragih yang sudah berpengalaman dua kali mengikuti pesta demokrasi Pilkada.

“Keputusan Bawaslu Sumut yang memenangkan gugatan JR Saragih adalah pembuktian bahwa calon Gubernur yang diusung dari partai Demokrat, PKB dan PKPI ini layak menjadi harapan baru masyarakat Sumatera Utara dalam memimpin lima tahun ke depan (2018 – 2023),” katanya.

To Top