DPRD Sumut

Muhri Fauzi Hafiz: OTT Tidak Boleh Terus Terjadi, Korupsi di Sumut Harus Dibabat Habis

Bangfauzi.com – Sumatera Utara menjadi salah satu korupsi yang tingkat korupsinya tinggi. Bahkan, beberapa waktu yang lalu, Bupati Batubara terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Terkait hal itu, Anggota DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafiz mengatakan bahwa korupsi adalah perbuatan yang sangat membahayakan untuk masyarakat dan harus ditindak tegas.

“Kita sepakat korupsi dan jenisnya adalah perbuatan yang buruk dan membahayakan,” katanya seperti yang dilansir Bangfauzi.com dari RMOLSumut.com, Sabtu (23/9).

Namun, Muhri menegaskan, OTT tidak boleh terus terjadi. Dengan kata lain, korupsi di Sumatera Utara harus dibabat habis.

“OTT juga tidak boleh terjadi terus menerus di daerah, apalagi sampai terus menerus menangkapi kepala daerah dan anggota DPRD,”  tegasnya.

Sebab, maraknya korupsi yang diikuti oleh penindakannya oleh aparat penegak hukum akan mengorbankan kepentingan rakyat.

“Tetap ada kepentingan rakyat yang dikorbankan sebab mereka adalah putra-putri terbaik daerah yang pernah dipilih dan mendapat simpati rakyat,” jelas Muhri.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menghentikan praktik korupsi, lanjut Muhri, adalah mengawal setiap pemilihan umum.

“Salah satu yang saya sarankan, lembaga kepolisian dan KPK RI bersinergi untuk mengawal proses politik Pilkada dan Pemilu bebas pungli dan gratifikasi kepada para calon dan pemilih,” tukasnya.

Senada dengan Muhri, pengamat politik Faisal Riza juga pernah menegaskan, calon kepala daerah harus mulai menghentikan budaya politik uang untuk mengumpulkan pundi-pundi suara demi memberantas perilaku koruptif.

“Para kandidat sebaiknya mempertimbangkan untuk tidak melakukan penyederhanaan atas perilaku pemilih yang mudah dibeli. Vote buying itu tidak mencerdaskan,” katanya,” demikian Faisal.

To Top