Sumut

Sumut Darurat Narkoba, Duduki Peringkat Dua Seluruh Indonesia, Muhri Khawatir

Bangfauzi.com – Provinsi Sumut saat ini mendapat sorotan dibanding daerah lainnya, sayangnya bukan prestasi, namun ganjaran peringkat kedua kasus darurat narkoba di Indonesia.

Anggota komisi A DPRD Provinsi Sumatera Utara, Muhri Fauzi Hafiz, menyebutkan bahwa tidak hanya BNN dan jajarannya saja yang berada di garda terdepan untuk melawan Narkoba, tetapi, seluruh elemen masyarakat juga harus terlibat.

“BNN provinsi dan pemerintah daerah harus bersinergi memberantas narkoba di Sumatera utara,” kata Fauzi yang dihubungi, Selasa (5/9/2017).

Muhri Fauzi Hafiz mengatakan bahwa dirinya merasa sangat prihatin dengan kondisi terkini yang dilansir dari keterangan kepala bidang umum BNN Provinsi bahwa saat ini Sumatera Utara, berada pada posisi ke-2 di Indonesia terkait peredaran narkoba.

Hal itu terungkap dalam kegiatan kunjungan kerja komisi A DPRD Provinsi Sumatera Utara bersama dengan Satgas pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, peredaran gelap narkoba (P4GN) ke pemerintah kota Siantar dan kabupaten Simalungun, pada tanggal 4 s.d. 7 September 2017.

Seperti yang diketahui pemerintah pusat dan Presiden sangat memprioritaskan upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba ini, terbukti dg diterbitkannya peraturan menteri dalam negeri nomor 21 tahun 2013 yang menyebutkan bahwa Gubernur /Bupati /Walikota memfasilitasi pencegahan penyalahgunaan narkotika di provinsi dan kabupaten/kota di wilayahnya, ujar, Muhri Fauzi Hafiz menambahkan.

Berdasarkan survei Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Puslitkes UI Tahun 2015, Sumatera Utara (Sumut) merupakan peringkat 2 provinsi dengan prevalensi penyalahgunaan narkoba tertinggi di Indonesia setelah Provinsi DKI.

“Kalau dari hasil penelitian itu Sumut prevelansinya nomor dua, karena nomor 1 itu DKI, nomor 3 Samarinda dan nomor 4 itu Riau. Selama ini peredaran narkoba sulit kita hindari, karena produsen narkoba dari luar negeri begitu massif,” ungkap Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Strategi Pertahanan Balitbang Kementerian Pertahanan RI, Laksmana TNI Agus Rustandi saat melakukan kunjungan kerja ke Medan, Senin (14/8/2017).

Laksmana TNI Agus mengatakan, kunjungan kerja yang mereka lakukan ke Sumut ini dalam rangka meneliti darurat narkoba untuk keselamatan bangsa dan keberadaan ISIS di Sumut.

“Untuk penelitian darurat narkoba ini, kami juga sudah ke Samarinda, Riau, Batam, Yogyakarga dan Jakarta,” ujar Agus seperti yang dilansir Sindonews.

Selain itu, Indonesia merupakan negara kepulauan sehingga pintu masuk narkoba itu sangat banyak. Apalagi 3 perbatasan darat kita berbatasan dengan negara lain, dan 10 perbatasan laut berbatasan dengan 10 negara.

Agus berharap, dengan kehadiran pihaknya ke Sumut sekaligus melakukan diskusi bersama instansi terkait di Sumut, besok (15/8/2017) pihaknya dapat memperoleh data sebagai masukan bagi pembuatan model strategi pencegahan kejahatan narkoba.

Sehingga dengan pencegahan efektif akan dapat dilahirkan generasi penerus yang sehat dan dapat mewujudkan keselamatan bangsa.

To Top