Biografi

Anggota DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafiz, Tak Becita-cita Jadi Legislator

Bangfauzi.com – Berawal dari bercita‑cita menjadi seorang prajurit ABRI, namun gagal saat mengikuti seleksi tahap terakhir setelah tamat dari bangku Sekolah Menengah Atas pada 1995 tak lantas membuat Muhri Fauzi Hafiz berhenti.

Ia memutuskan untuk mengubah arah dan memilih untuk beralih cita‑cita menjadi seorang dosen. Menjadi wakil rakyat ternyata bukan impian Fauzi.

Ia pun memulai langkahnya dengan menimba ilmu ke perguruan tinggi. Lelaki kelahiran Binjai, 25 Desember 1979 ini akhirnya diterima menjadi mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Andalas, Padang.

Setelah tamat, Fauzi langsung tancap gas menenteng surat lamaran dari kampus ke kampus untuk posisi dosen. Namun, ia belum beruntung saat itu. Lamaran perkerjaan yang ia lempar ke sejumlah perusahaan swasta pun tak kunjung mendapat tanggapan.

Fauzi akhirnya mencoba peruntungan lain. Ia mendapat kesempatan untuk bekerja sebagai Staf Ahli Wakil Ketua DPRD Binjai pada 2004 lalu.

Fauzi pun menjalani hidup sebagai seorang staf ahli untuk beberapa waktu sebelum akhirnya memutuskan berhenti dan berkerja sebagai karyawan di salah satu Bank Syariah di Medan. Hal ini ditempuhnya dengan tujuan mencari pengalaman baru.

Namun bekerja di lingkungan legislatif ternyata tak bisa jauh‑jauh dari Fauzi. Ia memilih kembali menjadi Staf Ahli Ketua DPRD. Namun kali ini naik ke level yang lebih tinggi. Ia menjadi Staf Ahli Ketua DPRD Sumut pada 2009 lalu.

Pada saat itulah Fauzi belajar banyak tentang anggaran daerah dan hal lainnya yang berkaitan dengan birokrasi pemerintahan.

Di samping itu, pada masa‑masa ini ia juga berhasil mewujudkan impian lamanya, yakni menjadi seorang dosen. Ia berhasil menjadi dosen luar biasa pada sejumlah perguruan tinggi usai menamatkan Pascasarjana UIN Sumut 2012 lalu.

Fauzi tak berhenti di situ. Suami Yulia Fitra ini terdorong dan memutuskan terjun total ke dunia politik yang selama ini berdekatan dengan kesehariannya. Pilihan ini dianggap begitu berani.

Sebab, ia sadar tidak berasal dari keluarga menengah atas. Selain itu, dunia politik jauh dari riwayat profesi keluarganya. Namun, Fauzi ingin membuktikan bahwa tak selamanya politik ditentukan oleh tingkat materi yang miliki seseorang.

Keberuntungan pun menghampiri bapak dua anak ini. Menaiki kendaraan politik besutan mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, Partai Demokrat, Fauzi berhasil memenangkan hati warga di tanah kelahirannya. Ia pun resmi masuk dalam deretan nama Anggota DPRD Sumut periode 2014‑2019.

“Apa yang saya emban sekarang bukanlah rencana dan cita‑cita Saya. Tapi, takdir Tuhan membawa saya menjadi Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara. Saya tidak memiliki banyak harapan. Ayah dan ibu saya adalah orang biasa yang bisa membuat anak‑anak nya tamat sekolah saja sudah cukup,” kata Fauzi kepada Tribun, Rabu, (7/6).

Selama menjadi legislator, Fauzi mengaku punya segudang cerita. Terutama saat menjalani masa reses. Ia mengaku merasakan kepuasan tersendiri bila aspirasi rakyat yang didengarnya akhirnya dapat diwujudkan oleh pemerintah. Hal ini juga menambah kecintaannya dalam dunia politik.

Namun, Fauzi menyayangkan sikap apatis masyarakat terhadap politik, termasuk generasi muda. Padahal, menurut Fauzi, politik sangat berpengaruh atas masa depan masyarakat itu sendiri.

Di samping itu, sikap acuh tak acuh ini dapat menimbulkan budaya money politic terus berlanjut. Menurutnya, sudah rahasia umum masyarakat tertentu hanya akan memilih calon pejabat atau penyelenggara negara bila memperoleh uang tanpa melihat kualitas dan kredibilitas calon pejabat tersebut.

Padahal, menurut Fauzi, praktik money politic ini akan membuat sang pejabat terpilih tidak akan fokus menjalankan kewajibannya sebagai penyambung lidah rakyat. Melainkan hanya akan menempuh segala cara untuk mengembalikan modalnya.

“Saya ingin meyakinkan masyarakat bahwa politik tidak boleh kita jauhi. Mau kaya atau miskin, mau di kampung atau di kota, mau di pasar atau di rumah ibadah, politik harus kita cintai,” katanya.(cr5)

 

  • Nama : Muhri Fauzi Hafiz
  • Tempat/Tanggal Lahir : Binjai, 25 Desember 1979.
  • Pendidikan:
    – SMA Negeri Plus Matauli Tapanuli Tengah
    – Fakultas Ekonomi Universitas Andalas Padang
    – Pascasarjana IAIN Medan
  • Istri: Yulia Fitra
  • Anak: Tengku Abbas Ishamuddin Halimi dan Tengku Sakinah Kamila Hayati
  • Alamat: Jalan Apel 2 Binjai Barat, Binjai
  • Hobi: Membaca
To Top