Home

Warga Keluhkan Hal Ini Saat Anggota DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafiz Reses Di Binjai

BANGFAUZI.com – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari fraksi partai Demokrat, Muhri Fauzi Hafiz, kembali melakukan kegiatan reses bertemu dengan masyarakat di daerah pemilihan kota Binjai, (Jumat 3/3/2017).

Reses yang bertujuan menjaring aspirasi masyarakat ini dilakukan Muhri Fauzi Hafiz di kelurahan Sukaramai kecamatan Binjai Barat kota Binjai.

Dalam kesempatan tersebut beragam aspirasi masyarakat disampaikan kepada anggota DPRD Provinsi ini, diantaranya, soal semakin maraknya pembukaan gerai toko modern seperti Alfamart dan Indomaret yang ada di kota Binjai.

Menurut Boirin salah satu anggota masyarakat yang hadir bahwa saat ini perkembangan toko modern sudah meresahkan para pemilik warung atau kedai sampah sebab keberadaannya sudah cukup banyak ada di setiap kecamatan.

Selain itu, Tengku Karunia Sani di tempat yang sama juga meminta perhatian pemerintah provinsi Sumatera Utara tentang pembinaan koperasi dan UMKM, sebab, meskipun cukup banyak pelaku UMKM yang terdaftar di daerah seharusnya semua mendapatkan pelayanan yang sama untuk perihal pembinaan usahanya.

Saat ini meskipun kredit usaha rakyat atau KUR disebut sebagai solusi namun di lapangan faktanya tetap masyarakat merasakannya, harus pakai agunan, syarat yang banyak juga proses yang rumit.

Muhri Fauzi Hafiz saat bertemu dengan masyarakat Binjai, mereka mengeluhakn banyaknya berdiri toko mini market modern seperti Alfamart dan Indomaret

Menanggapi beberapa aspirasi tersebut di atas, Muhri Fauzi Hafiz dalam kesempatan resesnya itu mengatakan bahwa, saat ini memang permasalahan banyaknya berdiri toko modern seperti Alfamart atau Indomaret dan sejenisnya bukanlah hanya di kota Binjai saja.

Kegiatan Reses Muhri Fauzi Hafiz bertemu masyarakat Binjai

Kota-kota lainnya di daerah Sumatera Utara ini juga mengalami hal yang sama, bahkan sudah tidak wajar lagi banyaknya, sampai-sampai jaraknya pun bukan terhitung lagi tapi sudah lekat bersebelahan atau berhadapan.

Kondisi ini perlu menjadi perhatian pemerintah provinsi Sumatera Utara melalui Gubernur, untuk mengingatkan kepada kepala daerah Bupati/Walikota agar mengevaluasi kembali kebijakan terkait perkembangan toko modern di daerah masing-masing.

Sebagai perwakilan pemerintah pusat, Gubernur, memiliki wewenang untuk mengingatkan para Bupati/Walikota agar meninjau aturan yang sudah dikeluarkan oleh kementerian perindustrian dan perdagangan terkait perkembangan toko modern tersebut.

Jangan demi meningkatkan PAD dari sisi retribusi toko modern tapi dapat mengancam perkembangan warung-warung kecil milik rakyat yang ada di gang maupun lorong-lorong dusun dan kelurahan.

Sedangkan terkait tentang program pembinaan koperasi dan pelaku UMKM di daerah, anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara asal daerah pemilihan kabupaten Langkat dan kota Binjai ini, menyebut, bahwa sepanjang tahun 2016 lalu, dirinya, mengetahui bahwa pemerintah provinsi Sumatera Utara sangat fokus terhadap pembangunan sektor ini. Pendataan koperasi dan pelaku UMKM yang aktif terus dilakukan dan hal itu juga mendapat dukungan dari kalangan DPRD.

Menurut, Muhri Fauzi Hafiz, Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi yang memiliki latar belakang dari pengusaha diketahui cukup konsisten terhadap pengembangan sektor ini, terbukti beberapa waktu lalu bersama PT Bank Sumut , Gubernur Tengku Erry Nuradi meluncurkan program pembiayaan SIPP yaitu produk pembiayaan Sahabat Insan Pengusaha Pemula (SIPP) yang bertujuan mendukung lahirnya wirausaha baru di Sumatera Utara dengan bunga paling rendah di Indonesia yaitu sebesar 6,99 persen.

Produk SIPP bisa menjadi penyeimbang diantara kesulitan masyarakat Sumatera Utara mendapatkan fasilitas pembiayaan KUR. Muhri Fauzi Hafiz sepakat bahwa semestinya program Kredit Usaha Rakyat bisa lebih merakyat dengan memperhatikan kondisi kekinian ekonomi rakyat para pelaku UMKM. KUR bukan produk yang ekslusif karena untuk rakyat yang membutuhkan dukungan untuk pengembangan usahanya, ujar Muhri Fauzi Hafiz mengakhiri jawabannya.

Acara reses yang dihadiri ratusan masyarakat yang antusias bertemu dengan wakil rakyatnya ini tampak dihadiri oleh sekretaris PWI kota Binjai Iskandar Paloh, Ketua Komunitas Hijau Binjai Ikhsan, aktivis lingkungan hidup Sumatera Utara, Khairuddin Ch, pelaku UMKM Syawal dan tokoh masyarakat kota Binjai lainnya. (Buya Soraya)

To Top