Berita

Ekonomi Lambat, Pemprovsu Harus Siapkan Roadmap Pembangunan Ekonomi Rakyat

BANGFAUZI.com – Pertumbuhan perekonomian rakyat di Sumatera Utara masih sangat lamban. Diharapkan Pemprovsu dibawah kepemimpinan Gubernur HT Erry Nuradi melakukan sejumlah kebijakan dan langkah yang tepat dan bijaksana.

Demikian anggota DPRD Sumatera Utara, Muhri Fauzi Hafiz melalui pesan WhatsApp telepon selulernya, Sabtu (31/12/216), terkait berakhirnya tahun anggaran 2016 dan memasuki tahun anggaran 2017.

“Untuk mendukung tumbuhnya ekonomi daerah, pemerintah provinsi sumatera utara pada tahun 2017 harus menyiapkan roadmap strategis pembangunan ekonomi rakyat melalui PT Bank Sumut. Ke depan mulai tahun 2017 dan seterusnya pemerintah provinsi Sumatera Utara harus fokus pada peningkatan pendapatan yang diterima dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan pada PT Bank Sumut,” kata Muhri Fauzi Hafiz

Untuk itu, dia mengajak masyarakat khususnya pemerintahan di Sumatera Utara agar serius mendukung PT Bank Sumut semakin besar dan diperhitungkan dalam dunia perbankan nasional.

“Upaya itu salah satunya dengan menciptakan suasana kondusif bagi pelaku usaha di daerah. Bebas pungli dalam urusan perizinan dan jaminan masyarakat aman untuk bertransaksi dengan PT Bank Sumut,” papar politisi Partai Demokrat ini.

Menurut Muhri Fauzi,  agar masyarakat yakin dan nyaman menjadi nasabah dan debitur PT Bank Sumut, maka, pemerintah provinsi Sumatera Utara harus berani memperkuat permodalan yang dimiliki PT Bank Sumut.

Sebab, semakin besar penyaluran kredit maupun pembiayaan yang diberikan kepada masyarakat, berbanding lurus juga dengan kebutuhan modal yang ada agar semua rasio keuangan yang dimiliki PT Bank Sumut tetap sesuai standar yang diterapkan oleh otoritas jasa keuangan.

“Bagaimana PT Bank Sumut mau besar dan melayani banyak orang, jika rasio permodalan atau CAR yang dimiliki tergerus. Karena bisnis perbankan adalah bisnis yang profesional dan sangat terukur,”ujarnya.

Selain itu, pemerintah provinsi Sumatera Utara juga harus memprioritaskan proses spin off unit usaha syariah, yang akan menjadi satu solusi bagi masyarakat yang ingin bisnisnya dibantu oleh bank yang berpola syariah.

“Sehingga tahun 2018 nanti kita harapkan proses spin off bisa terwujud dan tahapan untuk hal itu dimulai pada tahun 2017 yang akan datang,”ujarnya.

Muhri Fauzi yakin jika pemerintah provinsi Sumatera berkenan melakukan pengembangan dan penguatan Bank Sumut maka tahun- tahun mendatang persoalan realisasi  PAD yang masih rendah bisa lebih besar dan terus meningkat lagi.

To Top