Berita

Aksi 411 dan Kawal Fatwa MUI

Sayangnya presiden Jokowi tidak melihat langsung gemuruh semangat dan derap langkah jutaan umat Islam dari berbagai organisasi dan daerah asal yang melakukan aksi 411 lalu.

Aksi 411 sudah terjadi dan menjadi sejarah bagi periode kepemimpinan presiden Jokowi. Sejarah yang tidak disengaja terjadi dan bukan karena direncanakan. Karena terjadi tanpa skenario dan prasangka, Saya yakin aksi 411 tak akan dilupakan rakyat Indonesia dimanapun berada.

Judul aksi 411 bela agama Islam, mengawal fatwa MUI terhadap penista Alquran dan penista Agama. Dibalik jutaan umat yang hadir dalm aksi 411, percayalah, ada jutaan umat lagi yang sedang menonton di rumah dan kantor yang sesungguhnya memiliki kesamaan rasa terhadap tuntutan yang disampaikan untuk mengadili dengan baik dan benar ahok yang sudah melakukan penistaan terhadap alquran dan agama Islam.

Sayangnya, presiden Jokowi tidak menganggap bahwa bertemu dengan rakyatnya yang sedang menuntut keadilan terhadap keyakinan beragama adalah penting. Bahkan seakan seperti tidak terjadi apa-apa dan dengan mudahnya menyebut bahwa ada aktor politik yang mendalangi. Pernyataan yang sudah jauh dari harapan.

Jika sejak siang sampai pukul 18.00 wib sudah diakui bahwa aksi 411 adalah aksi yang bermartabat dan penuh kedamaian, kenapa harus ada disebutkan lagi selepas isya sudah didalangi?

Sebenarnya jika aksi 411 memiliki promotor dan terbukti didalangi aktor politik, kejadiannya tidaklah rusuh kecil begitu. Ayat-ayat kitab suci kami yang menguatkan perjuangan itu jauh lebih hebat daripada uang dan sebagainya. Sekali ust/syekh/habib kutip ayat-ayat tersebut, Saya yakin istana bisa direbut. Tapi itu tidak terjadi karena ust/syekh/habib masih dilindungi Allah untuk misi yang lebih mulia.

Misi menyatukan hati-hati umat yang selama ini terhalang sekat, misi penyadaran umat bahwa ukhuwah islamiyah merupakan kekuatan yang tidak bisa dinilai harganya. Misi mengingatkan pemimpin bahwa penistaan agama adalah perbuatan tercela yang tidak boleh dibela. Misi mengingatkan umat Islam Indonesia agar kembali merapatkan saf dan memenuhi masjid-masjid sebagai tempat kita menimba ilmu dan mencari keridhoan Allah.

Aksi 411 lahir dari semangat untuk membela agama yang sudah dinistakan oleh Ahok. Ketidak-adilan yang terjadi oleh penguasa membuat hati umat Islam muali dari makmum, rakyat sampai ust/syekh dan habib merasa tersakiti.

Sayangnya presiden Jokowi merasa bahwa kereta bandara lebih prioritas diselesaikan daripada Ahok yang sudah membuat kedamaian NKRI hancur dan terkoyak-koyak. Saya yakin, bahwa aksi 411 akan diingat sepanjang waktu oleh rakyat Indonesia, apalagi hanya untuk ingat sampai tahun 2019, kita tak akan lupa secepat itu. (Mfh)

To Top