Berita

Kader Demokrat Sumut Minta DPP Segerakan Musda

Salah satu kader dan  pengurus DPD partai Demokrat Sumatera Utara, Muhri Fauzi Hafiz, meminta agar DPP Partai Demokrat di Jakarta segera menjadwalkan kembali acara pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD partai Demokrat Sumatera Utara di Medan, yang sempat tertunda beberapa waktu yang lalu.

“Kader-kader di Sumatera Utara sedang menantikan kebijakan dan keputusan DPP partai Demokrat di Jakarta, terkait pelaksanaan Musda, yang salah satu agendanya adalah memilih ketua DPD yang baru untuk periode lima tahun yang akan datang,” ujar Anggota DPRD provinsi Sumatera Utara dari fraksi partai Demokrat yang pernah menjabat sebagai ketua divisi pembinaan anggota DPD partai Demokrat Sumatera Utara periode 2010-2015 ini.

Fauzi berharap ketua umum, SBY, melalui struktur organisasi DPP yang bertanggung-jawab, dapat segera menugaskan penanggungjawab pelaksanaan Musda, yang sesungguhnya sempat tertunda beberapa waktu yang lalu.

“Sebagai kader partai di Daerah, kita siap berpartisipasi memberikan dukungan kepada DPP untuk pelaksanaan Musda di Sumatera Utara,” tambanya.

Untuk diketahui kandidat calon ketua DPD partai Demokrat Sumatera Utara, beredar beberapa nama di masyarakat disebut-sebut, diantaranya, H T Milwan, ketua DPD partai Demokrat Sumatera Utara periode 2010/2015, saat ini sebagai wakil ketua DPRD provinsi Sumatera Utara.

Bupati kabupaten Simalungun, JR Saragih, saat ini juga ketua DPC partai Demokrat kabupaten Simalungun. H Rahmad P Hasibuan, unsur pengurus DPP partai Demokrat/mantan anggota DPRD Sumatera Utara periode 2014-2019, saat ini juga menjabat sebagai ketua PATANI wilayah Sumatera Utara, satu organisasi masyarakat Internasional yang didirikan oleh SBY, mantan presiden RI.

Menanggapi nama-nama calon kandidat ketua DPD partai Demokrat Sumatera Utara yang sudah muncul ke publik, Muhri Fauzi Hafiz, mengatakan, bahwa beredarnya nama-nama tersebut merupakan bukti dinamika demokrasi di Partai yang diketuai oleh SBY, mantan presiden RI. Selain itu, nama-nama tersebut juga membuktikan bahwa pelaksanaan Musda sudah bisa disegerakan.

“Nama-nama tersebut adalah kader-kader partai yang sudah dikenal/diakui dedikasi dan loyalitasnya, maka, dari kesiapan calon kandidat, Saya meyakinkan DPP di Jakarta, bahwa pelaksanaan Musda di Sumatera Utara sudah patut disegerakan, mengingat tahun 2017 akan dilangsungkan kembali pelaksanaan Pilkada serentak tahap ke-2 dan tahun 2018 akan dilaksanakan pemilihan Gubernur Sumatera Utara. Dimana agenda-agenda politik tersebut membutuhkan masa konsolidasi internal yang cukup memakan waktu dan energi politik yang besar, kita menantikan kebijakan dan keputusan DPP,” ujar anggota komisi C DPRD provinsi Sumatera Utara iniMinggu, 31/7 di Medan.

To Top