Home

Menjadi Baik Di Bulan Puasa

Seharusnya kita bersyukur ada perintah puasa bagi kita, sehingga kita yang meyakininya punya alasan untuk menjadi orang baik dan berupaya menjadi lebih baik lagi.

Menjadi orang baik bisa dengan mudah kita lakoni saat-saat bulan puasa seperti ini. Bicarapun kita lebih cerdas, sungkan untuk memaki dan menggosip. Penampilanpun lebih sopan, jika boleh aurat tertutup rapi, pecipun tak bergeser kemana-mana, baju koko menjadi penampilan trendi, masjid dan musholla tempat favorit.

Untuk menjadi orang baik sesungguhnya kita tidak butuh penampilan luar. Karena, baik oleh Tuhan sudah memiliki standar yang tidak bisa kita merubahnya, petugas Tuhan yang melakukan penilaianpun tak bisa kita ajak komunikasi apalagi disuap. Saya belum pernah mendengar ada anak manusia yang bisa cakap-cakap dengan malaikat rakib/atid.

Namun, sebagai mahluk sosial yang melakukan ibadah  muamalah, terkadang kita butuh gelar haji dituliskan, peci atau lobe dipake di kepala, baju koko ditampilkan dan sebagainya sehingga sebutan sebagai orang baik kitapun bisa ngepas dengan selera manusia.

Silahkan selama bulan puasa ini kita nikmati keindahan menjadi orang baik, walaupun urusan kualitas puasa yang kita lakukan terkadang hanya masih sebatas menahan haus dan lapar.

Sedangkan maksud  berupaya menjadi lebih baik, pastinya berbeda dengan uraian tersebut di atas. Karena puasa adalah kata sifat dan cenderung menjadi kata kerja, maka, upaya menjadi lebih baik di saat bulan puasa ini, sepatutnya ditunjukkan dengan kerja-kerja nyata bukan cakap-cakap.

Mulai dari berbuka puasa, ibadah di malam-malam bulan puasa, sahur dan kegiatan di siang hari bulan puasa, harus kerja-kerja yang baik. Kerja-kerja yang mulia, sehingga terkadang orang lain tak perlu mengetahuinya.

Kita tidak boleh lewatkan bulan puasa ini hanya terkesan untuk menjadi orang baik saja, saya pikir harus diikuti dengan upaya menjadi lebih baik bersama kerja-kerja mulia, mulai saat magrib, malam harinya, sahur dan siang harinya. Inilah yang saya maksud agar bulan puasa tidak menjadi kenangan.

 

To Top