Berita

Muhri Fauzi Hafiz Minta Masyarakat Kerjasama Perangi Pungli

Usai melakukan aksi damai di Kantor Dinas Kesehatan Sumatera Utara, isu pungutan liar dalam perekrutan Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk formasi dokter di Kabupaten Langkat terus menimbulkan polemik.

Kali ini dari Muhri Fauzi Hafiz Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Demokrat turut prihatin atas terjadinya pungli kepada dokter pegawai tidak tetap (PTT) di Kabupaten Langkat.

“Sebagai anggota DPRD Provinsi yang berasal dari daerah pemilihan kabupaten langkat, saya prihatin dengan kabar yang menyebut bahwa oknum dinas kesehatan kabupaten langkat melakukan pungutan liar kepada dokter PTT,” ujar Fauzi, Selasa (18/8/2015).

Fauzi berharap Pemkab Langkat melalui Bupati menegur kepala dinas Kesehatan Langkat, apakah benar di instansinya terjadi pungutan liar yang merugikan para dokter tersebut. “terlebih kan mereka hendak mengabdi kepada masyarakat. Jika pungutan itu melanggar hukum saya sarankan agar para dokter ptt yang sempat berunjuk rasa lalu, segera melaporkan saja oknum terkait kepada aparat penegak hukum.” katanya.

Pria yang saat ini duduk di komisi C DPRD SUmut meminta masyarakat agar bekerjasama mengurangi upaya perbuatan tindak pidana korupsi disemua bidang. Apalagi ini bekaitan dengan pelayanan kesehatan masyarakat yang menyangkut peran dokter.

Sebelumnya, para dokter PTT merasa tertekan atas pungutan yang dilakukan oleh pejabat di lingkungan Pemkab Langkat karena dianggap melakukan pungutan liar terkait dengan perekrutan PNS. (Baca: Dokter PTT Lakukan Aksi Tolak Pungutan di Dinkes Langkat)

Mereka menyebut sejumlah oknum pejabat bahkan secara terang-terangan meminta sejumlah uang untuk pengurusan pengangkatan menjadi pegawai di Dinas Kesehatan Pemkab Langkat.

To Top