Berita

Fauzi Minta Pemprov Pertahankan Hitungan Pajak Air Inalum

Anggota Komisi C DPRD Sumut, Muhri Fauzi Hafiz menilai baik ketangguhan Dispenda Pemprov Sumut mempertahankan hitungan Pajak Air Permukaan PT Inalum sesuai Perda dan Pergub Sumut.

Menurut Fauzi, masyarakat Sumatera Utara memang harus diuntungkan dengan hadirnya BUMN di provinsi ini.

“Jadi mestinya tidak ada negosiasi. Kalau PT Inalum merasa dirugikan, ya silahkan saja ajukan keberatan,” ujarnya kepada Tribun, Rabu (11/3/2015).

Fauzi pun meminta Dispenda Sumut tidak mengikuti irama yang diinginkan PT Inalum, dengan sengaja mengulur waktu pembayaran pajak air.
Pasalnya, hal itu akan mempengaruhi kinerja PAD (Pendapatan Asli Daerah)  Pemprov Sumut.

“Sudah dua bulan berjalan, kok Inalum tak mau bayar?. Jika perlu Dispenda lakukan upaya-upaya hukum yang dibenarkan terhadap perusahaan penunggak pajak,” tukasnya.

Diketahui, PT Inalum pada 11 Desember 2014, hanya menyetorkan pajak air permukaan sebesar Rp 23 Miliar. Padahal tagihan yang disampaikan Dispenda Sumut total tagihannya untuk pemakaian November 2013 sampai September 2014 senilai Rp 481 Miliar.

Dispenda Sumut, 24 November 2014 sudah melayangkan surat kurang bayar (tunggakan) sebesar Rp 448 Miliar kepada PT Inalum.

Sumber: Tribun-Medan.com

To Top